Postingan

Dauroh Ilmiyah Bersama Syekh Ali Baharmi

Gambar
       (Sabtu, 14/01/2023) Tepat selepas wirid Shubuh Pondok Pesantren Riyadlul Jannah mengadakan Dauroh Ilmiyah yang diisi oleh tamu mulia dari Kota Tarim, Hadhramaut, Yaman beliau bernama Syekh Ali Baharmi.      Kegiatan ma’hadiyyah soroghan kitab fikih dan tasmi’ Al Qur’an dialihkan dengan acara dauroh ilmiyah, Sesuai dengan apa yang disampaikan Agus Abdullah dalam sambutan sebagai shohibut bait "Dauroh Ilmiyah seperti ini merupakan kesempatan emas dan dalam rangka ngalap barokah ulama dari negeri seribu wali dan juga masyhur dengan julukan manb'aul auliya’.      Beliau datang sejak kemarin Jum’at (13/01) dan disambut hangat oleh para gawagis yang notabennya merupakan khirrijin pendidikan Yaman. Dan pada pagi ini, di Masjid Al-Haudl beliau berkesempatan untuk memberi tausiyah dan taujihat kepada para santriyyin dan santriyat Pondok Pesantren Riyadlul Jannah.      Syaikh Ali Baharmi sebagai ad-da’I ilaallah dan Salah sat...

Tentang Lahirnya Bahasa Indonesia

Gambar
   Tentang Lahirnya Bahasa Indonesia Tanggal 28 oktober 1928 kita kenal sebagai hari sumpah pemuda. Disepakatinya putusan kongres pemuda indonesia ll tentang semangat kebangsaan satu bangsa, satu bahasa, Indonesia. Pada kongres pemuda Indonesia l, yang dilaksanakan pada 20 April 1926 terjadi sedikit ketegangan antara M. Yamin (Sastrawan dari Sumatra barat.) dan M. Tabrani (Jurnalis kelahiran Pamekasan) perihal bahasa persatuan yang kelak akan digunakan bangsa ini. M. Yamin : Kita gunakan bahasa melayu untuk jadi bahasa persatuan. M. Tabrani : Bahasa persatuan hendaknya bahasa Indonesia. M. Yamin : Tabrani orang gila, suka berhayal. Tidak mungkin ada bahasa Indonesia. M Tabrani : Sudah pasti kau tak setuju, karena kamu lebih ahli dalam tata bahasa. Bangsa Indonesia belum ada, maka lahirkanlah bangsa itu. Bahasa Indonesia belum ada, maka lahirkanlah bahasa itu. Akhirnya 2 tahun berikutnya pada 28 okt 1928 dilaksanakan kongres pemuda indonesia ll yang dalam putusannya dibacakan ...

Reaksi Kehilangan Tiap Orang itu Memang Berbeda

Gambar
     Sedih karena kehilangan itu kadarnya sama, yang berbeda pada tiap orang adalah reaksi pertahanan dirinya. Varian tersebut bukan untuk dibandingkan, tapi untuk dipahami, sebagai peduli kita pada orang terdekat yang sedang merasa kehilangan. 1. Denial.  Adalah pertahanan diri berbentuk penolakan atau penyangkalan pada kesedihan yang datang dengan mengatakan pada orang-orang "Aku nggak papa, kok." Atau menyangkal keadaan. Pura-pura baik saja, padahal sedihnya tak terbendung. Dalam porsi tertentu ini baik, sebagai peredam atas emosi kehilangan itu sendiri, yang nantinya berlahan kita akan dapat menerima keadaan dengan tanpa paksaan. Namun dalam dosis penyangkalan yang parah, justru akan menjadikan sakit psikis yang berat dan butuh konseling. 2. Sublimasi.  Adalah bentuk pertahanan diri dengan mengalihkan fokus pada tanggung jawab pribadinya sebagai individu yang masih diamanatkan kehidupan. Menyadari sedihnya, namun fokus energinya ia alihkan pada tugas harian ...

Teladani Nabi Ibrahim di Momen Idul Adha; Ponpes Rijan Sembelih Hewan Qurban

Gambar
Selain ibadah haji, salah satu amalan di hari raya Idul Adha yang dianjurkan adalah menyembelih hewan kurban. Secara historiografi, kurban telah dilaksanakan jauh sebelum Nabi Muhammad  shalla Allahu alaihi wa sallam  diutus ke muka bumi. Dalam catatan sejarah, kedua putra Nabi Adam a.s ialah manusia pertama yang diperintah Allah  subhanahu wa ta'ala  untuk melaksanakan kurban yakni Habil dan Qabil.  Selanjutnya, hal serupa terjadi pada zaman nabi Ibrahim a.s yang menerima perintah lewat mimpi untuk menyembelih putranya; Ismail. Saat itu, Nabi Ismail masih berumur 7 tahun tapi dengan tegas beliau menjawab kepada ayahnya   ,  "Wahai ayahku, kerjakanlah apa yang diperintahkan kepadamu, insyaallah kamu akan mendapatiku termasuk orang-orang yang sabar." Akan tetapi setelah keduanya tiba di Mina, pisau yang telah menempel di leher nabi Ismail a.s atas kuasa Allah tidak bisa melukainya sedikitpun. Kemudian jasad Ismail diganti oleh Allah menjadi kambing. Dal...

Sambut Kedatangan Santri Baru

Gambar
Pacet, 03 Juli 2022 santri baru mulai memadati PP. Riyadlul Jannah, mereka diantar langsung oleh pihak keluarga. Kedatangan para santri baru tersebut disambut hangat oleh segenap panitia penerimaan beserta para pengurus pondok yang akan mendampingi para santri hingga ke asrama masing-masing. Setelah para santri baru mendapatkan kamar di asrama, mereka mulai mempersiapkan diri untuk mengikuti sholat berjamaah.  Tibalah acara inti, tepat ba’da dzuhur para santri baru bersama orang tua berkumpul di ballroom PP. Riyadlul Jannah, tujuan dikumpulkannya para santri ini tak lain untuk mengikuti acara penyambutan bersama Abuya KH. Mahfudz Syaubari. bawasahnya dalam keberlangsungan pendidikan santri baru di pesantren dipengaruhi oleh dua faktor, yang pertama adalah santri sebagai peserta didik harus bertahan dan kuat terhadap lingkungan baru dan pola pola ajaran pendidikan di pesantren, yang kedua adalah hubungan horizontal orang tua yang harus pasrah dan senantiasa mendoakan putra putrinya ...

Karya Malam Anugrah

Gambar
Karya Malam Anugrah  Oleh: Admin Pemuda dengan berbagai gerakan dan inovasinya merupakan aset bangsa yang diharapkan dapat meneruskan estafet perjuangan para tokoh bangsa dalam mengemban amanat NKRI. Mungkin saat ini mereka hanya dipandang sebagai pemuda, namun kelak mereka adalah pemimpin dimasa depan. Begitulah tema yang diangkat dalam pertunjukan “Karya Malam Anugrah” di PP. Riyadlul Jannah , pada Rabu, 30 Maret 2022. Acara ini merupakan transformasi dari kegiatan pra-haflah yang rutin diselenggarakan sebelum acara haflah. Dengan kemasan baru dan sentuhan modern, acara ini mengikutsertakan seluruh pemuda (santri). Agus hamzah selaku penggagas acara ini, bekerjasama dengan tim media rijan serta deretan  crew  lainnya. Mengangkat tema kebangsaan, acara ini telah menarik perhatian banyak orang dengan penampilan-penampilan yang menakjubkan.  Tidak melepaskan kesantriannya, acara yang dipandu saudara  M uhsin dan  R udi dibuka dengan penampilan dari para tahf...

Safari Abuya ke Jakarta

Gambar
Senin, 21 Maret 2022 Abuya sampai di Jakarta pukul 09.10 langsung menuju lokasi pertemuan yaitu di ITB Ahmad Dahlan yang berlokasi di Ciputat Tangerang Selatan.  Pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan disaat pengajian Sabtu Legi sebulan sebelumnya diantaranya adalah sbb: 1. Disepakatinya revisi UU Pesantren oleh DPR RI dan Pemerintah. 2. Mensikapi tawaran RI 1 terkait lahan 4jt hektare HGU. Pertemuan kali ini dihadiri banyak tokoh, diantaranya Dr. Marzuki Alie, Ir. Heppy Trenggono,  Abuya Anwar Abbas, KH. Tosari Wijaya, Dr. Urip, Mas Ghoffar, Gus Rozy, Dr. Mukhaer Pakkanna (Rektor ITB Ahmad Dahlan) dll. Acara ini berlangsung cukup lama mulai dari Jam 11.00 kemudian Coffebreak dan Sholat dan dilanjutkan sampai pukul 16.00 setelah selesai acara ditutup dengan doa lalu foto bersama dan kemudian  Abuya menuju ke Hotel Ra Simatupang Jaksel. Setelah sampai di hotel Abuya istirahat sambil menunggu waktu sholat Maghrib kemudian usai Sholat Maghrib sekalian jamak den...